Tampilkan postingan dengan label Jeon Boram. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jeon Boram. Tampilkan semua postingan

Minggu, 01 Maret 2015

Meet


Meet (Teman Masa kecil)

Cast :  Jun. K aka Kim Min Jun
          Jeon Boram
          Hwang Chansung
          Park Hyomin.
          Ham Eunjung
Genre : Friendship, sad
Author : Sung Hyun Jae (Upi)
Cover by ; Minsa (Cover & Fanfiction World)
Disclaimer: Semua cerita, karakter, setting, alur, dll adalah milik dari Author. Author sama sekali tidak terkait dengan pemilik, pencipta,atau produsen dari setiap media apapun. Tidak ada pelanggaran hak cipta dimaksudkan. Untuk tokoh Jun. K aka Kim Min Jun, Jeon Boram
dan artis lainnya, bukan milik author, tapi milik orang tua, keluarga, dan agensi mereka. Author memakai mereka hanya untuk keperluan cerita.

¤Di toko buku¤


    ''Hyung kau mau kemana?'' Tanya Chansung pada Jun. K yang akan keluar. ''Aku akan tunggu diluar saja.'' teriak Jun. K seraya meninggalkan Chansung. Saat diluar Jun. K melihat seorang yeoja imut melintas didepannya, ia terkejut lalu mengejar sang yeoja. Yeoja yang dikejar berhenti ketika Jun. K memegang bahu nya, lalu menengok
   ''Ada apa?'' tanya nya lembut dengan tatapan yang bertanya - tanya.   ''Anyeong Naneun Jun. K imnida ah Ani Naneun Kim Min Jun imnida..'' ucap Jun. K mengulurkan tangannya.  ''Nado Anyeong, Naneun Jeon Boram imnida.''
   ''Ternyata ini benar kau Noona, kau tidak pernah berubah, apalagi tubuhmu.'' Boram mengerutkan keningnya. ''Noona kau tak ingat aku?'' Tanya Jun. K penasaran. Boram menggeleng ''Noona, aku temanmu sewaktu di Daegu dulu. Apa kau tak mengingatku Heuh?'' tanya Jun. K lagi sambil tersenyum & memasang aegyo nya. Boram pun berfikir dan sebuah lampu berpijar terang di kepalanya, lalu Ia tersenyum sambil menyipitkan matanya yang bulat.
 ''Ah kau Min Jun-ah. Mianhae ku melupakan wajahmu'' Ucap Boram sambil mengerucutkan Bibirnya. ''Gwaenchana Noona. Kau apa kabar?''    ''Aku baik kau sendiri?''           ''Aku juga...''
Mereka berbicara banyak di bangku pinggir taman, mereka juga bertukar nomor telpon, sampai mereka pun melupakan teman-temannya. Dan
   ''Eonni '' rajuk Seseorang dibelakang Boram, Boram tertegun ''Aku mencarimu dari tadi, kau kemana saja?'' Boram menengok    ''Ah Hyominnie mianhae :(.'' Hyomin mengangguk ''Sudah eonni, kha kita balik.''    ''Ne, kha...'' Hyomin melihat di balik pundak Boram. '' Ouh Jun. K oppa? Kau juga disini?'' Tanya Hyomin. Boram melihat kearah Jun. K, Jun. K tersenyum ''Kalian saling kenal?'' Tanya Boram. ''Ne dia Hoobae ku waktu di SMA dulu..'' jawab Jun. K.   ''Ah sudahlah Min Jun, kami balik dulu yak ^^.'' Jun. K mengangguk. Setelah Hyomin & Boram berjalan agak jauh, tiba - tiba saja ada yang memegang Bahu Jun. K ''Hyung.''
  ''Ouh Chansungie, mianhae tadi aku...''    '' Nuguseyo?''   '' siapa apanya?'' Chansung menunjuk kearah dua Yeoja yang baru saja berlalu.. ''Ah itu teman lama ku.. Yang imut itu..'' 
  ''Jinjah? Sepertinya hyung senang sekali habis bertemu dengannya?'' Jun. K hanya tersenyum. ''Sudahlah, kau sudah selesai kan?'' Chansung menganggukkan Kepalanya.
Setelah kejadian itu Boram & Jun. K semakin dekat bahkan tak butuh waktu lama untuk Jun. K mengetahui tempat kerja Boram. Buktinya sekarang Ia ada di depan kantor Boram.
  ''Eonni kau sudah janjian?'' Tanya Hyomin. Boram menggeleng ''Ouh hayolah eonni, lalu itu apa?'' Tunjuk Hyomin kearah Jun. K, Jun. K melambaikan tangannya.. ''Hyomin aku...''   ''Tak apa Eonni, pergilah, aku juga sudah ada janji dengan Eunjung eonni^^.'' Hyomin pergi meninggalkan Boram, Boram kearah Jun. K.
   ''Kenapa kau kesini?'' Tanya Boram lirih. ''Noona aku ingin menjemputmu.''   ''Hajiman aku yang jadi tidak enak sama Hyomin.''
  ''Gwaenchana noona, kha.'' Jun. K membukakan pintu penumpang.

¤Diperjalanan pulang¤

  ''Ouh Min Jun-ah ini kan bukan kearah rumahku?'' Ucap Boram.
  ''Memang bukan.'' jawab Jun. K nyengir ''Aku lapar Noona, lebih baik kita makan dulu.'' lanjutnya.
  ''Hajiman...''
   ''Hayolah Noona..''
   ''Ne Araseo.''
Akhirnya Boram & Jun. K makan malam bersama. Jun. K mengantarkan Boram sampai didepan rumahnya. ''Gomaweoyo, Mianhae aku tak bisa menawarkan mu untuk mampir :(.''
  ''Gwaenchana noona :) . Masuklah nanti kau masuk angin, aku balik dulu noona, anyeong.'' Boram mengangguk.

¤Sebulan sudah mereka  Bertemu¤

§ Dikantor §

   ''Eonni kau tak apa?'' Tanya Eunjung yang melihat Boram sangat pucat setelah keluar dari toilet.
   ''Ada apa Eunjung eonni?'' Tanya Hyomin yang akan masuk kedalam kamar mandi.
   ''Entahlah Hyominnie, Boram eonni sangat pucat.'' Ucap Eunjung khawatir.
   ''Jinjah?'' Eunjung mengangguk, lalu Hyomin melihat kearah Boram ''Eonni gwaenchana?'' Boram mengangguk sambil tersenyum
   ''Ne gwaenchana.''
    ''Kau yakin eonni? Sebaiknya kau pergi kedokter agar.....''
    ''Hyominnie, Eunjungie, Kalian tak usah mengkhawatirkan aku, Nae gwaenchana, sungguh!'' Ucap Boram meyakinkan.
   ''Hajiman eonni....''
   ''Sudahlah aku masih banyak pekerjaan.'' Boram meninggalkan dua gadis yang sedang mengkhawatirkannya.

¤Seminggu setelah kejadian itu¤

 => Di sungai Han
     ''Tuhan, ku mohon berikanlah aku kehidupan yang lebih lama dibanding prediksi itu :'(.''

>Flashback<

   ''Apa dok? Aku Kanker otak stadium akhir?''
  ''Ne Jeon Agashi. Mianhae, tapi dengan melakukan kemoterapipun belum tentu hidupmu akan lebih lama dari 3 bulan.''
   ''3 bulan dok?'' dokterpun mengangguk. ''Ne araseo, Khamsamnida.. Aku permisi, Anyeong.''
Boram meninggalkan rumah sakit dengan penuh air mata.

>Flashback End<

   ''Hai noona, kau sudah lama kah nunggunya?'' Boram menggeleng.
   ''Apa yang ingin kau katakan Min Jun-ah?'' Tanya Boram lembut.
   ''Lebih baik kita duduk di...'' Jun. K melihat - lihat ''Disana.'' Tunjuk nya pada sebuah bangku yang tak berpenghuni. Mereka berjalan menuju bangku itu.
''Noona.''
    ''Ne..''
   ''Hemm Maukah kau menjadi kekasihku?'' Tanya Jun. K langsung. Boram tertawa.
   ''Apa ini?'' Tanyanya sambil tersenyum ''Apa ini pengakuan cinta secara langsung?'' Jun. K mengangguk
     ''Benar noona, tidak romantis yak? :( Tapi noona, aku tidak peduli, yang sekarang ku butuhkan adalah jawaban noona, bagaimana noona mau tidak?'' Boram nampak berfikir ''Noona aku tidak me....'' Senyum tersirat dibibir Boram
   ''Ne, baiklah mari kita habiskan waktu bersama.'' Ucap Boram, Jun. K masih mencerna kata-kata Boram.
   ''Noona apakah ini, sebuah penerimaan cinta?'' Boram mengangguk. Dan Jun. K langsung memeluk Boram. Hari - hari mereka lewati dengan bersama, mulai dari pergi dan pulang kerja, Makan malam dan akhir pekan. Tak terasa hubungan mereka sudah lebih dari 4 bulan. Dan tak terasa pula ternyata waktu itu lebih dari waktu yang di diagnosa oleh dokter.
   

Malam ini mereka pergi ke Namsan tower.

        ''Lihat chagia, gembok kita ini akan selamanya bersama takkan pernah terpisahkan.''
       ''Ne kau benar chagia.'' Ucap Boram lemah.
 *Ya Tuhan, biarkanlah aku mengenang hari ini, biarkanlah aku mengingat wajah namja tampan didepanku ini. Dan biarkanlah aku menikmati suasana malam ini :) .* Batin Boram

Saat makan malam Jun. K terus saja memperhatikan Boram.
     ''Borammie, kenapa wajahmu pucat sekali, apa kau sakit?'' Tanya Jun. K khawatir, ia juga memeriksa kening Boram, Boram hanya menggeleng lemah. Namun tiba - tiba saja hidungnya berdarah. ''Ouh, Boram ada apa? Kau sakit apa kenapa hidungmu mengeluarkan darah?'' Tanya Jun. K panik dia mendekat ke arah Boram, Boram langsung mengambil tisue dan menutup hidungnya, agar darah itu tak keluar. Boram berlari ke toilet. Setelah cukup beberapa lama, akhirnya Boram keluar, didepan pintu toilet ia melihat Jun. K yang berdiri dengan gusar.
    ''Tak apa Min Junnie, Gwaenchana.'' Ucap Boram tersenyum meyakinkan.
    ''Benarkah itu?'' Boram mengangguk.
    ''Aku hanya kelelahan.'' Mau tak mau Jun. K pun percaya, Jun. K mengantarkan Boram pulang.
Tak lama setelah Boram masuk rumah, Eunjung & Hyomin sudah berdiri didepan pintu.
    ''Apa yang sedang kalian lakukan didepan pintu heoh?'' Tanya  Boram sambil tersenyum manis.
 Mereka diam, Boram pun melangkah untuk duduk namun.
    ''Wae eonni? Wae kau tak bicara pada kami?'' Tanya Eunjung.
   ''Ne eonni, kenapa kau membuat kami menjadi orang jahat.'' Ucap Hyomin histeris.
   ''Aigo, ada apa dengan kalian? Apa yang kalian bicarakan heoh?''
lalu Eunjung menyerahkan amplop coklat, Boram membukanya kemudian matanya membulat, lalu ia melihat kearah Eunjung & Hyomin. ''Mianhae :'(.''
   ''Eonni....'' Rengek EunMin, EunMin (Eunjung Hyomin) kemudian memeluk Boram. Mereka ber-3 menangis bersama-sama.
Semakin hari, kesehatan Boram semakin melemah. Dia juga sering melupakan sesuatu, yang sebenarnya berada didekatnya. Jun. K yang tak tau, mulai curiga, ada sesuatu yang Boram sembunyikan.
 Seminggu itu Boram & Jun. K tak bertemu dikarnakan mereka sedang sibuk masing - masing. Tapi mereka menyempatkan untuk mengabari satu sama lain.



Namun sudah 3 hari ini  Boram tak mengabari Jun. K. Jun. K tak bisa kerumah Boram, karna dia sedang berada di luar kota.
Hari ini kebetulan Jun. K pulang, ia langsung kerumah Boram namun tak ada tanda kehidupan disana, tetangga nya pun memberitahukan Jun. K , jika Boram dirawat dirumah sakit. Shock itulah yang sekarang dialami Jun. K sekarang ia sedang berada di depan ruang rawat Jeon Boram.
     ''Sejak kapan Boram-ssi sakit?'' Tanya Jun. K agak marah kepada EunMin.
      ''Kami juga tidak tau, kami baru tau setelah kami menemukan amplop itu, tepatnya setelah kalian pulang dari Namsan tower.'' Jelas Eunjung, sedangkan Hyomin masih menangis...
     ''Jadi kalian juga baru tau yak!'' Gumam Jun.K ''Chagia sadarlah! Aku disini menunggumu.'' Ucap Jun. K yang melihat Boram dari kaca yang ada di depan pintu kamar.   Setelah seharian akhirnya Boram sadar.
      ''Eonni, kau harus sehat ne, :) '' Ucap Hyomin berkaca - kaca. Boram tersenyum.
   ''Ne eonni, Hyomin benar kau harus sehat! Nanti jika kau sudah sehat, aku akan membagi makananku denganmu, Boksu ^^. Oleh karna itu eonni kau harus kuat ne.''
      ''Gomaweo saengie :). Ham Eunjung kau harus menjaga Hyomin, kalian berdua harus membagi tugas merawat rumah!Park Hyomin kau jangan mencari masalah dengan Eunjung lagi! Jika dia tidak mau jangan dipaksa ne :D '' EunMin mengangguk. ''Min Jun-ah mianhae, aku tidak memberi kabar padamu :).'' ucapnya tersenyum lembut.
      ''Ne aku marah padamu Boram-ah, oleh karna itu kau harus sehat agar aku bisa menghukummu.'' Ucap Jun. K sedih. Boram hanya tersenyum.

Sehari, dua  hari, tiga hari, Boram mulai baikkan dan ia ingin ditemani jalan - jalan ke taman oleh Jun. K
    ''Hajiman chagia kau.....''
     ''Ouh hayolah Min Jun-ah  aku bosan disini.'' rengek Boram, akhirnya dengan berat hati Jun. K mengantar Boram jalan - jalan ketaman rumah sakit. Mereka duduk disalah satu  bangku disana.
    ''Min Jun Chagia....'' Ucap Boram lemah.
    ''Ne chagia, wae?''
    ''Disini dingin sekali.''
    ''Oleh karna itu lebih baik kita masuk saja.'' Jun. K berdiri namun tangannya ditahan oleh Boram.
    ''Duduklah....''
    ''Hajiman Chagia'' Ucap Jun. K lirih
    ''Duduklah ada yang ingin ku bicarakan padamu.'' Jun. K pun menurut ''Aku tidak suka musim dingin, aku suka musim gugur, dan Min Jun-ah jadilah musim gugur dan jangan menjadi musim dingin. Walaupun kau lahir di musim dingin, tapi tetaplah menjadi musim gugur :).'' Jun. K memperhatikan raut wajah Boram. ''Jadilah musim gugur yang hangat :) .''
      ''Boram ada apa?'' Tanya Jun. K cemas
      ''Disini dingin, Kha kita masuk ^^ '' Ucap Boram tak menjawab pertanyaan Jun. K. Mereka kembali kekamar Boram. ''Aku lelah Min Jun-ah jangan bangunkan aku ne :D .'' Jun. K hanya menatap Boram, ia membenarkan posisi selimut Boram. Saat Boram mau memejamkan matanya.'' Min Jun chagia :) Hiduplah bahagia walau tanpa aku :) '' Jun. K tak dapat menjawab hatinya terlalu sakit.
      ''Sudahlah bukankah kau lelah?'' Boram mengangguk ''Tidurlah, sampai bertemu besok pagi :)'' Jun. K mencium kening Boram. Tanpa Jun. K ketahui itu lah akhir dari kehidupan Boram, Boram telah tiada di dunia lagi, ia meninggalkan Jun. K.






~7 tahun kemudian~

Di bawah pohon rindang di sebuah makam. Dengan Nisan bernama Jeon Boram
    ''Chagia, aku datang :) sesuai keinginanmu, aku menjadi musim gugur yang hangat. Tapi.....'' Jun. K menaburkan bunga. '' Mianhae, karna aku menjadi musim dingin untuk diriku. Musim dingin yang sangat amat dingin...''
     ''Hyung, kha hari ini kita akan terlambat.'' teriak seseorang.
    ''Ne Chansungie, tunggu sebentar!.'' Jawab Jun. K ''Borammie, aku pergi dulu ne, nanti aku akan datang kembali :) .''




>>>>End<<<<

Sabtu, 07 Februari 2015

liburan

Liburan…

Liburan..
Cast : Kim Min Jun
Jeon Boram
Lee JunHo
Park Ji Yeon
Genre : Friendship
Rate : Teen
Author : Nunung s
§ Dikamar seorang gadis §
”Eonni liburan kali ini kau mau kemana?” Tanya wanita yang sedang duduk di sisi ranjang kepada wanita yang sedang asik memakan snacknya.
”Mollayo. Kalau kau sendiri Jiyeon , kau akan kemana?”
”Boram eonni bagaimana kalau kita ke pantai?”Tanya gadis yang dipanggil Jiyeon.
”Hemm itu ide yang bagus Jiyeonnie, baiklah lusa kita akan keBusan.” jawab gadis yang dipanggil Boram.
¤Dua hari kemudian¤
”Yey akhirnya ku menikmati udara pantai yang menyejukkan.. :D” Ucap Jiyeon kegirangan.
”Aigoo!” Komentar Boram. Selagi Jiyeon asik Boram meminta izin untuk beli minuman di stand.
”Yasudah, eonni aku juga mau yak..” Boram tak menjawab dia hanya mengangguk..
§ Di stand minuman §
”Ah mianhae Ahjussi” Ucap Boram yang menabrak seseorang.
”Ne Gwaenchanayo Ahgassi”
Boram langsung berdiri dan membeli minuman untuknya dan Jiyeon. Ia tidak menyadari bahwa Bukunya terjatuh.
”Eh Ahgassi tunggu.” Cegah Seseorang yang tadi di tabrak Boram, ketika Boram berlalu melewatinya begitu saja. Pria itu mencoba mengejar namun ia kehilangan jejak Boram. ”Aish kemana gadis itu.” keluhnya.
§ Ditempat Jiyeon §
”Oh hayolah Junho-ssi sekali lagi :)” Bujuk Jiyeon pada seseorang.
”Yak apa yang kau lakukan Jiyeonnie?” Tanya Boram yang baru datang.
” Ah kebetulan sekali ada Boram Eonni.. Eonni tolong ambilkan gambar kami ber-2 ok? :D” Junho bingung dan Boram malas. ”Kha Junho-ssi ^^” akhirnya Junho mau berpose bersama Jiyeon dan Boram terpaksa memotret mereka. Ketika Junho akan pergi
”Junho-ssi?”Panggil Boram,Junho menengok. ”Mianhae, adikku memang sering merepotkan.”
”Gwaenchana Noona?” Ucap Junho sambil tersenyum ”Joneun Lee JunHo imnida.” lanjutnya sambil mengulurkan tangannya kearah Boram. ”Ah Joneun Jeon Boram imnida^^.”
¤Malam hari dipenginapan¤
”Kau bertemu dimana dengan Lee Junho? Apa kau menggodanya? Atau kau menipunya?” Tanya Boram langsung.
” Aigo eonni :/ aku tadi hanya berpapasan dengannya lalu berkenalan dan meminta tolong padanya untuk mengambilkan gambarku :D.” Boram sebenarnya masih tak percaya dengan jawaban Jiyeon, tapi ya sudahlah .. Ia memutuskan untuk membaca buku yang tadi ia bawa. Namun ia tak menemukannya. ”Jiyeonnie apa kau melihat buku ku??” Tanya Boram tanpa menengok kearah Jiyeon. ”Aniyo eonni, aku tidak melihatnya memangnya buku yang mana?”
Tapi Boram tak menjawab. Hingga tengah malam ”Omo eonni.. Sudahlah besok kita cari lagi siapa tau eonni lupa membawanya.” Saran Jiyeon yang terbangun dari tidurnya. Dan Boram dengan berat hati menurutinya….
¤Pagi tiba¤
Boram sudah berada di pinggir pantai, sedangkan si Baby Dino masih tidur nyenyak dikasurnya.
Saat Boram sedang menghirup udara pagi sambil memejamkan matanya namun tiba – tiba ada yang menabraknya, ia hampir jatuh tapi tubuhnya di tahan oleh tangan kekar yang mengelilingi pinggangnya. Mata mereka bertemu, cukup lama mereka masih berada diposisi seperti itu, kemudian
”Ah Ahgassi mianhae jeongmal mianhae.” Ucap pria yang menabrak Boram. Pria itu terkejut setelah mengingat siapa yang sedang ditabraknya, akan tetapi Boram cuek saja karna dia tidak terlalu mengingat pria yang berada didepannya saat ini.
”Anyeong ahgassi Joneun Kim Min Jun imnida ^^. ” Ucapnya sambil mengulurkan tangan
”Joneun Jeon Boram imnida.” balas Boram datar namun sopan.
”Ouh aku hampir lupa. Ige.” ucap Min Jun memberikan sebuah buku.
”Darimana kau mendapatkannya??” tanya Boram curiga.
”Omo, gadis kecil kau jangan curiga seperti itu.” jawab Min Jun sambil mengelus rambut Boram.
Boram tertawa, Min Jun hanya tertegun
”Apa ada yang salah dengan ucapan ku Ahgassi?”
”Yak ada, apa kau yakin aku hanya Gadis kecil?” Boram memperhatikan Min Jun sebentar lalu ” Kalau dilihat-lihat kau jauh lebih muda dariku.” Min Jun tak percaya
”Ouh hayolah Ahgassi jangan berbohong padaku.”
”Aku 29 tahun.” Ucap Boram langsung, datar tanpa ekspresi
”Noona?” Boram Berjalan meninggalkan Min Jun yang masih terdiam, kemudian ia menengok kearah Min Jun
”Gomapseumnida ^^.” Ucap Boram sambil memasang wajah terimutnya. Min Jun hanya mengangguk.
¤Siang Hari¤
”Yak Jiyeon kau dimana sekarang?”
Tanya Boram di telpon.
”Aku lagi di rumah makan didekat pantai bagian utara.”
”Baiklah kau tunggu disana jangan kemana- mana.”
”Ne eonni.”
”Tut tut tut.” suara telpon dimatikan.
§Ditempat Jiyeon§
”Haha aku gak percaya bisa bertemu denganmu disini Junho-ssi :D.” ucap Jiyeon sambil meminum air putih yang telah disediakan. Ternyata disana bukan hanya ada Junho dan Jiyeon, disana ada satu laki-laki lagi.
”Ah Jiyeon-ssi perkenalkan ini Min Jun Hyung.” Ucap Junho ”Dan Min Jun hyung, ini Jiyeon.” Min Jun dan Jiyeon berkenalan. Tak lama kemudian
”Yak kenapa kau susah sekali dicarinya Jiyeonnie..” Ucap Boram yang baru datang dan langsung duduk dia meminum air yang tak tau siapa pemiliknya hingga habis.
”Ah mianhae Boram noona, itu airku.” ucap salah satu dari para pria itu.. Boram tertegun, dia berhenti minum namun tidak menaruh gelasnya dimeja. kemudian ia menengok ke sumber suara. Boram membulatkan matanya. ”Itu juga posisi ku saat meminumnya.”
”Ah benarkah Oppa?” Tanya Jiyeon yang juga tak percaya, lalu Jiyeon menengok kearah Boram ”Eonni itu berarti kau dan Min Jun oppa secara tidak langsung sudah berciuman, :O aigo eonni kenapa kau ceroboh sekali..” Ucap Jiyeon sambil menggeleng-gelengkan kepalanya.
”Tunggu dulu, Hyung kau tau kalau kalau Noona ini bernama Boram?? Dari mana??” Tanya Junho curiga.
”Ah kau benar Oppa.. Eonni apa kau juga kenal dengan Min Jun oppa?” Selidik Jiyeon. Min Jun dan Boram memberikan jawaban yang berbeda. Junho & Jiyeon mengerutkan kening, akhirnya Boram mengaku kalau ia memang kenal dengan Min Jun.
”Aku baru mengenal’y tadi pagi.” ucapnya yang diamini oleh Min Jun.
”Aigo kenapa kalian canggung sekali.” komentar Junho yang melihat Sikap Min Jun dan Boram.
^Skip time^
Setelah acara makan bersama yang tak disengaja itu, mereka ber-4 menjadi sangat akrab. Sisa liburan pun mereka habiskan bersama. Apalagi dengan Boram & Min Jun, mereka selalu terlihat bersama.. Ada apakah dengan mereka? Entahlah yang pasti Liburan musim panas kali ini sangat berarti bagi mereka ber-4 terutama Boram & Min Jun
§End§