When I Miss You
Cast : Nichkhun
Horvejkul, Lee Qri, Tiffany Hwang.
Other cast :
Bambam Got7, Ham Eunjung.
Genre : Romance
& Sad.
Author : Sung Hyun
Jae (Upi)
Cover by : Minsa(Cover & Fanfiction World)
Happy Reading
#Pandanganku takkan pernah teralihkan
darimu, Begitu juga Pikiranku yang takkan bisa memikirkan yang lain selain
dirimu, dan Hatiku takkan pernah bisa memanggil nama yang lain selain namamu.
Percayalah!#
''Qri-ah.'' Gumam Seorang namja yang sedang duduk memperhatikan
sebuah foto didompetnya. ''Hyung.''
Ucap suara namja lain yang menyadarkan Namja yang sedang terduduk tadi. ''Ouh Bammie-ah Wae?'' ''Ada Tiffany noona.'' Namja yang sedang
duduk mengangguk, lalu sang namja berdiri.
=>Diruang tamu
''Ouh Fany-ah. Sudah lama?'' Bukannya
menjawab, Tiffany malah ''Aigo Oppa coba lihat apa yang kau kenakan?'' Ucapnya
setelah memperhatikan Penampilan Namja yang sedang berdiri didepannya.
''Sudahlah Fany-ah.'' Namja itu langsung
menarik tangan Tiffany.
>>>>>>>>>><<<<<<<<<<<<>>>>>>>><<<<<<
''Coba lihat apa yang kau pakai chagia?''
Tanya Qri. ''Qri-ah sudahlah
Kha...'' ''Yak Khunnie-ah, lepas!''
Berontak Qri, namun Apa daya Qri tak dapat menolak.
>>>>>>>>>><<<<<<<<<<<<>>>>>>>><<<<<<
Tiba - tiba saja Kenangan itu terlintas
dipikiran Namja itu, yang ternyata bernama Nichkhun. Mereka pergi ke taman
(Nichkhun & Tiffany).
¤-¤-¤-¤-¤-¤-¤-¤-¤-¤-¤
''Ah Khunnie-ah apa yang kau lakukan disitu?''
Teriak seorang Yeoja. Nichkhun tetap berada diposisinya. Ia tak
bergeming, sekarang ia sedang berbaring dihamparan rumput yang luas. Yeoja yang
tadi memanggil, mendekat dan membisikkan kata - kata ke Telinga Nickhun.
Nickhun langsung bangkit dan mencium pipi Yeoja itu. ''Ne Kha Qri-ah.''
¤-¤-¤-¤-¤-¤-¤-¤-¤-¤-¤-¤-¤-¤-¤-¤-¤
Ternyata Nickhun sedang bermimpi dan dia
menangis dalam tidurnya.
*Keesokkan
Paginya.
''Oppa.'' Bisik Tiffany ditelinga
Nichkhun yang sedang terlelap. Merasakan ada yang datang, Nichkhun pun
Menggeliat.
''Yak Noona, sudah ku bilang Jangan
ganggu Khun Hyung!'' Marah Bambam, kemudian Nichkhun terbangun ''Sudahlah
Bammie, Gwaenchana. Fany-ah bisakah kau keluar dari kamarku?'' Ucap Nichkhun
seramah mungkin.
^Skip Time^
=> Di Lotte
Mall.
''Eonni lihat ini, jam tangan yang
berwarna putih ini.'' Ucap Eun Jung gadis yang berambut pendek. Sedangkan yang
ditanya hanya diam.
>>>>>>>>>><<<<<<<<<<<<>>>>>>>><<<<<<
''Khunnie-ah. Bagaimana menurutmu?'' Ucap
Qri sambil memperlihatkan sepasang jam berwarna putih. ''Sini, berikan
tanganmu.'' Namun Nickhun tidak mau, yang berakibat paksaan dari Qri. Setelah
jam itu terpasang, Qri mencium pipi Nichkhun. Nichkhun yang mendapat ciuman,
langsung mencium kening Qri.
>>>>>>>>>><<<<<<<<<<<<>>>>>>>><<<<<<
''Qri eonni!'' Tegur Eun Jung yang tidak jua
mendapatkan jawaban dari Orang yang berada di sampingnya. ''Ne.....'' Ucap Qri
bingung. ''Ah Eonni, coba lihat ini.'' Rengek Eun Jung sambil memperlihatkan
jamnya.
''Ini bagus.'' Komentar Qri ketika sudah
memegangnya.
Di tempat yang
sama pun KhunFany berada. Mereka sedang berfoto. Disana terlihat senyum
Nichkhun yang hambar. Sepanjang hari itu, Tiffany terus menggandeng tangan
Nichkhun. Saat Akan pulang, Tiffany & Nichkhun berhenti.
''Oppa Mwoya isseoyo?'' Tanya Tiffany.
''Eonni Gwaenchanayo?'' Tanya gadis yang
sekarang berada di hadapan KhunFany.
Flashback
''Qri-ah kajja kita pergi dari sini.'' Bujuk
Nichkhun yang sudah mengeluarkan airmata untuk pertama kalinya. Namun Qri hanya
menggeleng, ia masih tersenyum walau airmata nya sudah membasahi pipinya. ''Kita tidak boleh seperti ini Khunnie-ah.
Kau harus menuruti apa kata orang tuamu.''
''Hajiman Qri-ah....'' ''Selama ini kau sudah berbakti, jangan
sampai kau berubah karna wanita sepertiku.'' ''Hajiman aku tidak mencintainya Qri-ah.
Jangankan mencintainya, menyukainya saja tidak.'' Lirih Nichkhun.
''Sudahlah, lebih baik kita berpisah!
Menikahlah dengan wanita pilihan orang tuamu. Tolong jangan membuatku menjadi
wanita yang jahat.'' Ucap Qri. Dia melepaskan pegangan tangan Nichkhun dan
berpaling pergi. Disaat Qri sudah memunggungi Nichkhun, saat itu jugalah air
matanya mengalir dengan deras. Lalu Nichkhun memeluknya dari belakang.
''Mianhae, maafkan aku karna tak bisa
menepati janjiku untuk hidup bersamamu. Namun aku tak pernah ingkar kepada
janji yang aku katakan bahwa aku akan tetap mencintaimu.'' Hari itu perpisahan
terjadi diantara mereka. Mereka menangis di dalam kehangatan.
Flashback End.
''Oppa, hayolah, aku lelah.'' Rajuk
Tiffany. Setelah agak beberapa lama, Nichkhunpun Beranjak, saat tepat disamping
Qri ''Neomu Bogosippo.'' Ucapnya sangat kecil hingga hanya Qri yang mendengar.
Qri pun menengok dan tangannya digenggam oleh Nichkhun. Tak ada yang tau
peristiwa itu baik EunJung maupun Tiffany. Setelah tiba di rumah.
''Eonni-ah Gwaenchana?'' Tanya EunJung,
Qri hanya mengangguk dan tersenyum kecil ''Kau Yakin?'' Tanya EunJung
khawatir. ''Ne Gwaenchana!''
=> Di Boutique
''Oppa menurutmu bagaimana penampilanku?''
Tanya Tiffany ketika keluar dari ruang ganti, ia sedang mengenakan gaun pengantinnya.
Nichkhun hanya tersenyum pahit.
Flashback
''Hei chagi-ah sedang apa?'' Tanya
Nichkhun yang melihat Qri berdiri didepan Toko gaun pengantin. Lalu Nichkhun
menariknya dan masuk kedalam Boutique. Disana Qri mencoba salah satu gaun
pengantin. Setelah selesai berganti pakaian.
''Aku jelek yak?'' Tanya Qri gugup yang melihat Nichkhun
memperhatikannya terus. ''Ah Khunnie-ah jangan menatapku seperti itu! Aku kan
jadi malu.'' Ucap Qri merona.
''Chagi-ah dangsineun yeppo.'' ''Gomaweo.'' Ucap Qri lembut + malu -
malu.
Flashback End.
''Oppa mari kita berfoto.'' Ajak
Tiffany. Tiffany meminta tolong pada pelayan toko agar memotret KhunFany. Dan
saat itu pula teringat kenangan yang pernah terjadi diantara KhunRi yaitu
mereka diminta Untuk menjadi model boutique tersebut. Dimana salah satu pose
mereka harus berciuman. Dan disitulah ciuman pertama mereka dibibir setelah 4
tahun menjadi pasangan kekasih.
=> Di Lain
Tempat
'' Eonni apa yang terjadi?'' Tanya Eunjung
yang baru pulang, ia melihat isi rumah berantakan dan wajah Qri penuh luka,
walaupun bukan luka parah, namun keningnya berdarah akibat terbentur, belum
sempat Qri menjawab, ia sudah jatuh pingsan.
~~~~~~~~~~~
Sekarang Eunjung sedang berdiri didepan
gerbang sebuah rumah yang sangat mewah. Setelah berdiri cukup lama disana,
akhirnya ia memberanikan diri untuk menekan bel.
''Ne nuguseyo?'' Keluar Namja remaja.
''Ahgassi cari siapa?''
''Naneun Ham EunJung imnida, aku kesini
mencari Nichkhun Horvej......''
''Bammie-ah siapa yang datang?'' Teriak
seseorang dari dalam. ''Ah Noona, masuklah Hyungku ada didalam.'' Ucap Bambam,
Eunjung pun mengikuti Namja itu.
=>Di dalam
''Nuguya?'' Tanya Nichkhun, lalu muncullah
Eunjung. ''Chingu mu Hyung!'' Ucap
Bambam kepada Nichkhun. ''Noona, aku permisi.'' Ucapnya sopan. Eunjung
tersenyum. Eunjung & Nichkhun duduk berhadapan.
''Ada apa?'' Tanya Nichkhun memulai
pembicaraan. ''Qri eonni.....'' Ucap Eunjung menggantung. Nichkhun masih
memperhatikan
''Dia terluka sekarang, kemarin ada
penjahat yang melukai dia. Aku tau meskipun sekarang kau & eonni sudah
tidak memiliki hubungan, tapi jenguklah dia, dia bahkan berharap kau mau
mengundangnya saat kau menikah.'' Ucap Eunjung lirih. ''Dimana dia
sekarang?''Tanya Nichkhun gelisah. ''Dia diRumah Sakit Seoul nomor 15.'' Tanpa
banyak bicara Nichkhun langsung beranjak meninggalkan Eunjung dan pergi
menengok Qri. Dirumah Sakit, terlihat oleh Nichkhun, Qri yang sedang terbaring
lemah dengan perban dikepalanya dan luka diwajahnya. Nichkhun duduk
disampingnya, lalu menggenggam tangan Qri. Dan pada saat itu juga Qri sadar, ia
tersenyum.
''Kau datang Khunnie-ah?'' Tanya
Qri lemah. Nichkhun hanya mengangguk ''Apa kau baik- baik saja? Ah sepertinya
kau baik - baik saja.'' Ucap Qri tersenyum kecut. ''Ah yak, bukankah
pernikahanmu dua hari lagi? Aku harus datang, jadi maafkan aku jika aku datang
kesana dengan wajah seperti ini.'' Ucap Qri sedih.
........Dua Hari
kemudian......
Hari pernikahan tiba. Saat memasuki altar,
Nichkhun melihat Qri dengan gaun pendek sederhananya berwarna biru. Qri sangat
cantik walau luka diwajahnya belum terlalu hilang. Tiffany tersenyum sangat
indah saat memasuki altar yang didepannya sudah ada Nichkhun & Pendeta.
Acara pun di mulai, saat Nichkhun akan mengucapkan janji suci, Qri keluar karna
tak sanggup melihat adegan ini. Adegan dimana Namja yang paling dicintainya
menjadi milik orang lain. Saat akan mengucapkannya Nichkhun teringat akan
Perkataannya.
Flashback
''Qri-ah menikahlah denganku.'' Ucap
Nichkhun yang sedang berbaring diatas paha Qri. ''Hemmmm akan ku
pertimbangkan.'' ''Kau harus mau..''
Paksa Nichkhun ''Aigo kau ini.''Ucap Qri. Lalu Nichkhun mengelitik tubuh Qri.
Qri yang sudah tak kuat menjawab.
''Baiklah, Baiklah. Aku akan menikah
denganmu.'' Nichkhun yang mendengar jawaban itu langsung mencium pipi Qri.
Flashback End.
Dan bukannya
mengucapkan Janji Suci
''Tiffany-ah Mianhae!'' Nichkhun berbalik
dan pergi, tepat disamping ibunya. ''Eomma Mianhae, aku tak bisa karna ada gadis
yang kucintai dan sekarang ia sedang menungguku.'' Ibunya kemudian melepaskan
genggamannya. Semua orang terkejut melihat Nichkhun meninggalkan altar.
=> Diluar
Saat Qri akan
membuka pintu mobil Taxi ''Qri-ah.'' Tangannya digenggam & namanya disebut.
Kemudian ditarik tubuh nya kedalam pelukan orang itu. ''Neomu Bogossippoyo.''
Ucapnya, Qri menangis. Larut dalam suasana. Nichkhun mengangkat dagu Qri, lalu
menghapus air mata yang mengalir dari dua pelupuk mata Qri. Kemudian Nichkhun
menundukkan kepalanya dan mendekatkan wajahnya..... Dan mereka berciuman sangat
intens. Qri yang awalnya terkejut, Mulai memejamkan matanya. Setelah itu
tersiratlah senyum diantara kedua insan tersebut
¤End¤
Review please :)
Dont be sider
rider!

Tidak ada komentar:
Posting Komentar