Minggu, 01 Maret 2015

When I Miss You


When I Miss You

Cast : Nichkhun Horvejkul, Lee Qri, Tiffany Hwang.
Other cast : Bambam Got7, Ham Eunjung.
Genre : Romance & Sad.
Author : Sung Hyun Jae (Upi)
Cover by : Minsa(Cover & Fanfiction World)


Happy Reading

       #Pandanganku takkan pernah teralihkan darimu, Begitu juga Pikiranku yang takkan bisa memikirkan yang lain selain dirimu, dan Hatiku takkan pernah bisa memanggil nama yang lain selain namamu. Percayalah!#

     ''Qri-ah.'' Gumam  Seorang namja yang sedang duduk memperhatikan sebuah foto didompetnya.   ''Hyung.'' Ucap suara namja lain yang menyadarkan Namja yang sedang terduduk tadi.  ''Ouh Bammie-ah Wae?''  ''Ada Tiffany noona.'' Namja yang sedang duduk mengangguk, lalu sang namja berdiri.

=>Diruang tamu
    ''Ouh Fany-ah. Sudah lama?'' Bukannya menjawab, Tiffany malah  ''Aigo Oppa  coba lihat apa yang kau kenakan?'' Ucapnya setelah memperhatikan Penampilan Namja yang sedang berdiri didepannya.
     ''Sudahlah Fany-ah.'' Namja itu langsung menarik tangan Tiffany.

>>>>>>>>>><<<<<<<<<<<<>>>>>>>><<<<<< 
      ''Coba lihat apa yang kau pakai chagia?'' Tanya Qri.       ''Qri-ah sudahlah Kha...''       ''Yak Khunnie-ah, lepas!'' Berontak Qri, namun Apa daya Qri tak dapat menolak.
>>>>>>>>>><<<<<<<<<<<<>>>>>>>><<<<<< 
 Tiba - tiba saja Kenangan itu terlintas dipikiran Namja itu, yang ternyata bernama Nichkhun. Mereka pergi ke taman (Nichkhun & Tiffany).

¤-¤-¤-¤-¤-¤-¤-¤-¤-¤-¤ ''Ah Khunnie-ah apa yang kau lakukan disitu?''  Teriak seorang Yeoja. Nichkhun tetap berada diposisinya. Ia tak bergeming, sekarang ia sedang berbaring dihamparan rumput yang luas. Yeoja yang tadi memanggil, mendekat dan membisikkan kata - kata ke Telinga Nickhun. Nickhun langsung bangkit dan mencium pipi Yeoja itu. ''Ne Kha Qri-ah.'' ¤-¤-¤-¤-¤-¤-¤-¤-¤-¤-¤-¤-¤-¤-¤-¤-¤

  Ternyata Nickhun sedang bermimpi dan dia menangis dalam tidurnya.

*Keesokkan Paginya.
       ''Oppa.'' Bisik Tiffany ditelinga Nichkhun yang sedang terlelap. Merasakan ada yang datang, Nichkhun pun Menggeliat.
       ''Yak Noona, sudah ku bilang Jangan ganggu Khun Hyung!'' Marah Bambam, kemudian Nichkhun terbangun ''Sudahlah Bammie, Gwaenchana. Fany-ah bisakah kau keluar dari kamarku?'' Ucap Nichkhun seramah mungkin.

   ^Skip Time^

=> Di Lotte Mall.

        ''Eonni lihat ini, jam tangan yang berwarna putih ini.'' Ucap Eun Jung gadis yang berambut pendek. Sedangkan yang ditanya hanya diam.

>>>>>>>>>><<<<<<<<<<<<>>>>>>>><<<<<< 
    ''Khunnie-ah. Bagaimana menurutmu?'' Ucap Qri sambil memperlihatkan sepasang jam berwarna putih. ''Sini, berikan tanganmu.'' Namun Nickhun tidak mau, yang berakibat paksaan dari Qri. Setelah jam itu terpasang, Qri mencium pipi Nichkhun. Nichkhun yang mendapat ciuman, langsung mencium kening Qri.
>>>>>>>>>><<<<<<<<<<<<>>>>>>>><<<<<< 

   ''Qri eonni!'' Tegur Eun Jung yang tidak jua mendapatkan jawaban dari Orang yang berada di sampingnya. ''Ne.....'' Ucap Qri bingung. ''Ah Eonni, coba lihat ini.'' Rengek Eun Jung sambil memperlihatkan jamnya.
    ''Ini bagus.'' Komentar Qri ketika sudah memegangnya.
Di tempat yang sama pun KhunFany berada. Mereka sedang berfoto. Disana terlihat senyum Nichkhun yang hambar. Sepanjang hari itu, Tiffany terus menggandeng tangan Nichkhun. Saat Akan pulang, Tiffany & Nichkhun berhenti.
     ''Oppa Mwoya isseoyo?'' Tanya Tiffany.
     ''Eonni Gwaenchanayo?'' Tanya gadis yang sekarang berada di hadapan KhunFany.

Flashback
   ''Qri-ah kajja kita pergi dari sini.'' Bujuk Nichkhun yang sudah mengeluarkan airmata untuk pertama kalinya. Namun Qri hanya menggeleng, ia masih tersenyum walau airmata nya sudah membasahi pipinya.   ''Kita tidak boleh seperti ini Khunnie-ah. Kau harus menuruti apa kata orang tuamu.''
    ''Hajiman Qri-ah....''    ''Selama ini kau sudah berbakti, jangan sampai kau berubah karna wanita sepertiku.''      ''Hajiman aku tidak mencintainya Qri-ah. Jangankan mencintainya, menyukainya saja tidak.'' Lirih Nichkhun.
     ''Sudahlah, lebih baik kita berpisah! Menikahlah dengan wanita pilihan orang tuamu. Tolong jangan membuatku menjadi wanita yang jahat.'' Ucap Qri. Dia melepaskan pegangan tangan Nichkhun dan berpaling pergi. Disaat Qri sudah memunggungi Nichkhun, saat itu jugalah air matanya mengalir dengan deras. Lalu Nichkhun memeluknya dari belakang.
     ''Mianhae, maafkan aku karna tak bisa menepati janjiku untuk hidup bersamamu. Namun aku tak pernah ingkar kepada janji yang aku katakan bahwa aku akan tetap mencintaimu.'' Hari itu perpisahan terjadi diantara mereka. Mereka menangis di dalam kehangatan.
Flashback End.

        ''Oppa, hayolah, aku lelah.'' Rajuk Tiffany. Setelah agak beberapa lama, Nichkhunpun Beranjak, saat tepat disamping Qri ''Neomu Bogosippo.'' Ucapnya sangat kecil hingga hanya Qri yang mendengar. Qri pun menengok dan tangannya digenggam oleh Nichkhun. Tak ada yang tau peristiwa itu baik EunJung maupun Tiffany. Setelah tiba di rumah.
        ''Eonni-ah Gwaenchana?'' Tanya EunJung, Qri hanya mengangguk dan tersenyum kecil ''Kau Yakin?'' Tanya EunJung khawatir.  ''Ne Gwaenchana!''

=> Di Boutique
     ''Oppa menurutmu bagaimana penampilanku?'' Tanya Tiffany ketika keluar dari ruang ganti, ia sedang mengenakan gaun pengantinnya. Nichkhun hanya tersenyum pahit.
Flashback
     ''Hei chagi-ah sedang apa?'' Tanya Nichkhun yang melihat Qri berdiri didepan Toko gaun pengantin. Lalu Nichkhun menariknya dan masuk kedalam Boutique. Disana Qri mencoba salah satu gaun pengantin. Setelah selesai berganti pakaian.  ''Aku jelek yak?'' Tanya Qri gugup yang melihat Nichkhun memperhatikannya terus. ''Ah Khunnie-ah jangan menatapku seperti itu! Aku kan jadi malu.'' Ucap Qri merona.
      ''Chagi-ah dangsineun yeppo.''     ''Gomaweo.'' Ucap Qri lembut + malu - malu.
Flashback End.

       ''Oppa mari kita berfoto.'' Ajak Tiffany. Tiffany meminta tolong pada pelayan toko agar memotret KhunFany. Dan saat itu pula teringat kenangan yang pernah terjadi diantara KhunRi yaitu mereka diminta Untuk menjadi model boutique tersebut. Dimana salah satu pose mereka harus berciuman. Dan disitulah ciuman pertama mereka dibibir setelah 4 tahun menjadi pasangan kekasih.

=> Di Lain Tempat
     '' Eonni apa yang terjadi?'' Tanya Eunjung yang baru pulang, ia melihat isi rumah berantakan dan wajah Qri penuh luka, walaupun bukan luka parah, namun keningnya berdarah akibat terbentur, belum sempat Qri menjawab, ia sudah jatuh pingsan.


~~~~~~~~~~~

  Sekarang Eunjung sedang berdiri didepan gerbang sebuah rumah yang sangat mewah. Setelah berdiri cukup lama disana, akhirnya ia memberanikan diri untuk menekan bel.
    ''Ne nuguseyo?'' Keluar Namja remaja. ''Ahgassi cari siapa?''
    ''Naneun Ham EunJung imnida, aku kesini mencari Nichkhun Horvej......''
    ''Bammie-ah siapa yang datang?'' Teriak seseorang dari dalam. ''Ah Noona, masuklah Hyungku ada didalam.'' Ucap Bambam, Eunjung pun mengikuti Namja itu.
   =>Di dalam
    ''Nuguya?'' Tanya Nichkhun, lalu muncullah Eunjung.  ''Chingu mu Hyung!'' Ucap Bambam kepada Nichkhun. ''Noona, aku permisi.'' Ucapnya sopan. Eunjung tersenyum. Eunjung & Nichkhun duduk berhadapan.
    ''Ada apa?'' Tanya Nichkhun memulai pembicaraan. ''Qri eonni.....'' Ucap Eunjung menggantung. Nichkhun masih memperhatikan
    ''Dia terluka sekarang, kemarin ada penjahat yang melukai dia. Aku tau meskipun sekarang kau & eonni sudah tidak memiliki hubungan, tapi jenguklah dia, dia bahkan berharap kau mau mengundangnya saat kau menikah.'' Ucap Eunjung lirih. ''Dimana dia sekarang?''Tanya Nichkhun gelisah. ''Dia diRumah Sakit Seoul nomor 15.'' Tanpa banyak bicara Nichkhun langsung beranjak meninggalkan Eunjung dan pergi menengok Qri. Dirumah Sakit, terlihat oleh Nichkhun, Qri yang sedang terbaring lemah dengan perban dikepalanya dan luka diwajahnya. Nichkhun duduk disampingnya, lalu menggenggam tangan Qri. Dan pada saat itu juga Qri sadar, ia tersenyum.
            ''Kau datang Khunnie-ah?'' Tanya Qri lemah. Nichkhun hanya mengangguk ''Apa kau baik- baik saja? Ah sepertinya kau baik - baik saja.'' Ucap Qri tersenyum kecut. ''Ah yak, bukankah pernikahanmu dua hari lagi? Aku harus datang, jadi maafkan aku jika aku datang kesana dengan wajah seperti ini.'' Ucap Qri sedih.


........Dua Hari kemudian......

  Hari pernikahan tiba. Saat memasuki altar, Nichkhun melihat Qri dengan gaun pendek sederhananya berwarna biru. Qri sangat cantik walau luka diwajahnya belum terlalu hilang. Tiffany tersenyum sangat indah saat memasuki altar yang didepannya sudah ada Nichkhun & Pendeta. Acara pun di mulai, saat Nichkhun akan mengucapkan janji suci, Qri keluar karna tak sanggup melihat adegan ini. Adegan dimana Namja yang paling dicintainya menjadi milik orang lain. Saat akan mengucapkannya Nichkhun teringat akan Perkataannya.

Flashback

   ''Qri-ah menikahlah denganku.'' Ucap Nichkhun yang sedang berbaring diatas paha Qri. ''Hemmmm akan ku pertimbangkan.''    ''Kau harus mau..'' Paksa Nichkhun ''Aigo kau ini.''Ucap Qri. Lalu Nichkhun mengelitik tubuh Qri. Qri yang sudah tak kuat menjawab.
     ''Baiklah, Baiklah. Aku akan menikah denganmu.'' Nichkhun yang mendengar jawaban itu langsung mencium pipi Qri.

Flashback End.

Dan bukannya mengucapkan Janji Suci
    ''Tiffany-ah Mianhae!'' Nichkhun berbalik dan pergi, tepat disamping ibunya. ''Eomma Mianhae, aku tak bisa karna ada gadis yang kucintai dan sekarang ia sedang menungguku.'' Ibunya kemudian melepaskan genggamannya. Semua orang terkejut melihat Nichkhun meninggalkan altar.

=> Diluar
Saat Qri akan membuka pintu mobil Taxi ''Qri-ah.'' Tangannya digenggam & namanya disebut. Kemudian ditarik tubuh nya kedalam pelukan orang itu. ''Neomu Bogossippoyo.'' Ucapnya, Qri menangis. Larut dalam suasana. Nichkhun mengangkat dagu Qri, lalu menghapus air mata yang mengalir dari dua pelupuk mata Qri. Kemudian Nichkhun menundukkan kepalanya dan mendekatkan wajahnya..... Dan mereka berciuman sangat intens. Qri yang awalnya terkejut, Mulai memejamkan matanya. Setelah itu tersiratlah senyum diantara kedua insan tersebut




          ¤End¤

Review please :)
Dont be sider rider!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar