Senin, 29 Juni 2015

I Can Do It!

I Can Do It!

Cast          : Song Jung Ki, Azizah Baek, Moon Chae Woon.
Other cast : Shin Sung Young, Jung Il Woo, Lee Min Ho, Kim Joon, Baek Kwang Jin. Dll
Genre        : School-life, Romance
Author      : Upi Hwang
Cr by         : Miki'rou Mina Art      
Sinopsis    : Azizah adalah yeoja yang slalu ceria,, suatu hari ia bertemu dengan Song Jung Ki Namja jutek, so cool, pendiem, gampang marah, dan paling anti dengan namanya ketawa, jangankan tertawa, tersenyum dia sangat jarang. Namun semenjak pertemuan itu, Azizah mampu merubah sikap dingin sang namja.









03 Maret 2015

Hari ini adalah hari dimana terjadi pertukaran pelajar antara Indonesia dan Korea selatan. Dan salah satu pelajar indonesia yang beruntung mengenyam pendidikan di negri Ginseng ini adalah Azizah Baek. Seorang anak yang cerdas, mudah bergaul, dan yang terpenting ia selalu ceria. Dimana pun ia berada, ia selalu membawa kebahagiaan disekitarnya. Dia gadis yang manis mempunyai bola mata yang indah. Rambutnya sebahu, hitam dan bergelombang. Ciri - ciri orang Indonesia, eits namun jangan salah darah Korea pun mengalir ditubuhnya, terbukti dari matanya yang sedikit sipit. Ia memiliki warna kulit kuning langsat......



   Hannyoung High School

   Adalah sekolah baru yang akan menjadi tempatnya menuntut ilmu. Sekolah yang berada di Gangdong-gu, Seoul, Korea Selatan. Azizah Baek, sekarang dia sedang berberes barang - barangnya di asrama tempatnya tinggal, dia sekamar dengan salah satu pelajar Korea disana yang bernama Shin Sung Young.

    ''Hi, My name is Shin Sung Young you can call me Sung Young or Young it no problem. I'm new student in here, i'm from Busan and You?''
    ''Hi Young, I'm Azizah Baek, you can call me Zizah. I'm from Indonesian. And i same with you, i'm New student in here. Nice to meet you ^^.''
Itulah perkenalan singkat mereka.....
  *(karna keterbatasan bahasa, author menggunakan bahasa indonesia di setiap percakapan selanjutnya, Minhamnida #Membungkuk 90 derajat)*

      Mereka meninggalkan kamar asrama lalu, berbaris menuju ke lapangan. Disana mereka diberikan ceramah oleh sang Presiden yaitu Seo Jong Chan-nim. Dia menjelaskan motto dari sekolah ini yaitu Diligence, perlu diketahui, sekolah ini adalah salah satu sekolah yang sangat ketat saat penerimaan murid baru. Terbukti hanya 30% anak yang akan diterima sekolah ini pada setiap pendaftaran.

       Setelah sang presiden selesai memberikan ceramahannya, dilanjutkan oleh penceramahan dari salah satu Kakak kelas alias Sunbaenim mereka. Ada salah satu dari mereka yang menarik perhatian Azizah, yaitu seorang Namja imut, memiliki warna mata yang coklat, tubuh tinggi dan terlihat dingin? Azizah hanya bisa bertanya - tanya dalam hati *siapakah dia?* Batinnya. Seakan terlihat jelas dimatanya, tiba - tiba saja ada suara yang mengagetkannya.
     ''Dia Song Jung Ki sunbaenim.'' Ucap suara seorang namja itu. Ucapan yang menjawab semua pertanyaan dari hati seorang Azizah. Azizah menengok. Dan namja tadi hanya nyengir. ''Dia teman sekelasku, apa kau ingin ku memberitahukannya bahwa Yeoja dari Indonesia ini menyukainya?'' Lanjutnya.
     ''Ahhh ani, bukan seperti itu sunbaenim. Aku......'' Jawab Azizah gugup
     ''Araseo, tapi ku beritahu kau. Kau hati - hatilah dengan wanita yang sedang berpidato sekarang itu.!'' Ucap Namja tadi sambil menunjuk kearah depan. ''Ne?'' Tanya Azizah bingung.
     ''Dia sudah lama mendekati Jung Ki, tapi tak pernah berhasil.'' Bisik namja tadi. ''Perkenalkan aku Jung Il Woo? Kalau kau?'' Tanyanya kemudian, sambil mengulurkan tangannya.
     ''Zizah, Azizah Baek :).'' Ucap Azizah sambil menyambut uluran tangan sang namja yang bernama Jung Il Woo. Azizah juga tersenyum. *Semoga Yeoja ini berhasil mendekati Jung Ki.* Batin Il Woo.


...............................

    ''Yak Shung young-ah kita akan duduk dimana ini?'' Tanya Azizah khawatir saat melihat bangku kantin penuh. ''Ne Zizah-ah..... Aku juga bingung.'' Jawab Sung Young. Lalu,
      ''Zizah-ah...'' Panggil seseorang tak jauh dari mereka. Azizah dan Sung Young menengok keasal suara lalu terlihatlah dua orang namja, yang satu sedang tersenyum pada Azizah, ia juga mengangkat tangannya. Dan satu namja lagi hanya terdiam tanpa ekspresi. *Dingin sekali namja itu.* batin Sung Young. *Ah Kiyeon Namja* Batin Azizah. 

     Kemudian tangan yang terangkat itu melambai - lambai, menandakan sang empunya menyuruh Azizah dan Sung Young kesana. Dua namja yang tak lain adalah Jung Il Woo dan Song Jung Ki. Azizah dan Sung Young berjalan menuju mereka.
    ''Duduklah. Bukankah kalian sedang mencari tempat duduk?'' Suruh + Tanya Il Woo ketika dua yeoja tadi sudah berada didepan mereka. Azizah dan Sung Young hanya mengangguk lalu duduk.
     ''Khamsamnida sunbaenim.'' Ucap Azizah. ''Ah kau tak perlu seformal itu padaku! Panggil saja Oppa.'' Ujar Il Woo.
     ''Ouh dia temanmu kah?'' Lanjut Il Woo, Azizah mengangguk, ia juga tersenyum yang menampilkan eyes smile nya.
    ''Namanya Shin Sung Young.'' Ucap Azizah. Il Woo mengulurkan tangannya ''Il Woo, Jung Il Woo.'' Ucapnya kemudian. Sung Young menyambut uluran itu dan menyebutkan namanya.
     ''Ouh ya, Zizah-ah,Sung Young-ah, ini temanku Song Jung Ki. Jung Ki-ah, mereka ini teman baruku.'' Ucap Il Woo sambil mengedipkan sebelah matanya kepada Azizah. Song Jung Ki hanya menatap datar dua makhluk yang sedang berada didepannya saat ini. Ia mengulurkan tangannya lalu berjabat tangan dengan dua yeoja tadi secara bergantian.   ''Song Jung Ki.'' Ucapnya dingin.
Waktu istirahat pun berakhir.... Azizah dan Sung Young kembali ke kelasnya...



        Jam pelajaran berakhir sekitar 15 menit yang lalu. Azizah dan Sung Young sedang berjalan menuju kekamar mereka.
   ''Zizah-ah...'' Panggil Sung Young membuka pembicaraan. ''Ne Sung Young-ah wae?'' Tanya Azizah. ''Apa kau ingat namja yang bernama Jung Ki itu?'' Azizah mengangguk.
   ''Aku tidak menyukainya'' Lanjut Sung Young ''Wae Sung Young-ah?'' Tanya Azizah terkejut. ''Dia dingin sekali! Berbeda dengan Il Woo sunbae.'' Opini Sung Young. Azizah mengangguk - angguk ngerti.
     '' Araseo, hajiman naega joah dangsineun :D.'' Ucap Azizah sambil nyengir. Sung Young hanya terkejut dan melongo ketika Azizah berlari begitu saja setelah mengatakan hal itu.

 --Ceklek—

    Azizah dan Sung Young memasuki kamar, ''Sung Young-ah aku mau sholat dulu ne :) .'' Ucap Azizah, Sung Young mengangguk. Memang walaupun Azizah tidak berkrudung, namun sholat nya tak pernah ia tinggal. Dan lebih beruntung lagi ia mendapatkan teman sekamar yang toleransi, yak walaupun Sung Young bukan seorang muslim.

10 menit kemudian... Azizah sudah menyelesaikan Sholat Isya nya. ''Kau sudah selesai Zizah-ah?'' Tanya Sung Young yang masih membaca buku. ''Ne Sung Young-ah, kau belum tidur?'' Tanya Azizah, Sung Young menggeleng ''Sebentar lagi.'' Komentarnya. Azizah mengangguk, ia mengambil buku pelajarannya lalu membacanya sebelum ia pulas tertidur.




___________________________

  Hari ke-2 Azizah sekolah di Hannyoung High School.

   Azizah berusaha mengambil buku yang letaknya di rak paling atas. Ia sedikit kesulitan karna tinggi badannya yang tidak bisa menjangkau sang buku. Kemudian ada tangan dibelakang nya yang mengambil buku itu. Azizah berbalik lalu nampaklah seorang Song Jung Ki. Azizah tersenyum dan wajah nya sekarang sudah mulai memerah. ''Ige.'' Ucap Jung Ki sambil memberikan buku yang dimaksud Azizah. ''Khamsamnida Jung Ki sunbaenim.'' Ucap Azizah yang sedang senang bukan main. Namun Jung Ki hanya berlalu begitu saja.
    ''Ugh..'' Ucap Azizah menghela nafas ''Oppa, aku berjanji, aku akan membuat mu tersenyum!'' Tekad Azizah, memang saat pertama kali ia melihat Jung Ki, ia melihat Jung Ki sedang tersenyum jadi tak heran jika sekarang ia sangat menyukai Song Jung Ki karna senyuman Song Jung Ki sangat lah manis, ia sangat berbeda jika sedang tersenyum.

----------

      ''Hei kau.!'' Panggil seseorang. Dua yeoja yang sedang berjalan berhenti, lalu berbalik menghadap seseorang yang tadi memanggil mereka. Orang itu mendekat kearah Dua yeoja tadi.
    ''Apa Kau Azizah Baek?''Tanya seseorang itu langsung, salah satu yeoja yang berhenti tadi mengangguk. ''Menjauhlah dari Jung Ki-ku!'' Ucapnya mengancam.
    ''Maksud sunbaenim apa?'' Tanya Azizah bingung. ''Jangan pura - pura tidak tau kau!'' Jawab orang itu dengan nada tinggi.
   ''Tadi temanku melihatmu berduaan dengan Jung Ki di Perpustakaan. Kuperingatkan kau....'' Belum selesai dia bicara, perkataan sudah dipotong oleh seseorang yang baru datang dan menghampiri mereka.
    ''Ouh Zizah-ah, Sung Young-ah, bukankah tadi kalian di panggil sama Lee Songsaengnim?'' Tanya orang yang baru datang itu. Orang itu memberikan kode kepada Azizah dan Sung Young agar meninggalkan tempat itu sekarang, Azizah dan Sung Young yang awalnya bingung jadi mengerti.
    ''Ah ne Sunbaenim, gomaweo ne sudah mengingatkan kami. :) '' Ucap Sung Young tersenyum, lalu menarik lengan Azizah untuk pergi meninggalkan tempat itu. Setelah Azizah dan Sung Young pergi.
    ''Kau mengenal mereka Il Woo-ssi?'' Tanya orang tadi yang mengancam Azizah. Il Woo berbalik dan menghadap orang itu. ''Ne wae Chae Woon-ssi?'' Tanya Il Woo malas.
     ''Kuharap kau memberitahu gadis bernama Azizah itu agar menjauhi Song Jung Ki!'' Ucap Orang itu yang ternyata bernama Chae Woon.
    ''Kalau aku tidak mau?'' Tanya Il Woo menantang. ''Kau....''Geram Chae Woon.
   ''Lagi pula Jung Ki siapanya kau? :P '' Ucap Il Woo jutek sambil menjulurkan lidahnya. Kemudian setelahnya ia pergi meninggalkan Chae Woon.....





        Seminggu sudah berlalu semenjak Chae Woon mengancam Azizah. Azizah tidak takut akan ancaman itu, karna ia berfikir Chae Woon tidak berhak melarangnya dekat dengan Jung Ki. Sebenarnya Azizah tidak mau mencari masalah, tapi karna ia ingin dekat dengan Jung Ki mau tidak mau ia juga harus berurusan dengan Moon Chae Woon. Hari ini ternyata kelas Jung Ki dan kelas Azizah sama - sama pelajaran olahraga.

   Azizah pelajaran Atletik sedangkan Jung Ki pelajaran Basket, berhubung Kang Songsaengnim sedang tidak hadir jadi Jung Songsaengnim lah yang mengajar anak - anak kelas Azizah. Karna dua kelas terlalu banyak, alhasil Song Jung Ki, Jung Il Woo, Lee Min Ho, dan Kim Joon. Mereka disuruh oleh Jung Songsaengnim agar melatih hoobae mereka.

   Azizah mendapatkan guru Song Jung Ki, hari ini kelasnya akan belajar melempar Tolak Peluru. Kini giliran Azizah yang melemparnya. Ia memegang bola, namun ia salah dan salah lagi, memang olahraga adalah pelajaran kelemahannya. Mau tidak mau Jung Ki mengajarkannya ia mendekat ketubuh Azizah, lalu memegang tangan, setelahnya membenarkan posisi peluru, posisi badan. Semua siswi teriak - teriak gaje kecuali Shin Sung Young, sedangkan Il Woo hanya senyum - senyum sendiri.

    ''Kau seharusnya bisa melakukan hal ini.. Kau salah satu murid yang cerdas.'' Komentar Jung Ki sebelum menjauh dari posisi melempar Azizah. Sungguh ia merasakan wajahnya sudah memerah saat ini.
Selama pelajaran Azizah tak pernah mengeluh, walaupun ia sering di gentak karna melakukan kesalahan. Ia juga selalu tersenyum, bahkan tak jarang ia terlihat sedang tertawa riang. Song Jung Ki yang berada dipinggir lapangan, terus memperhatikannya.

    ''Apa kau menyukainya?'' Tanya Seseorang yang duduk disamping Jung Ki, Jung Ki menengok siapa gerangan orang itu. ''Ah kau bicara apa Kim Joon-ssi.'' Elak Jung Ki sambil mengalihkan pandangannya kembali ke arah Azizah. ''Jujurlah padaku!'' Desak Kim Joon. Namun Jung Ki hanya terkekeh ''Entahlah,,, tapi ku kira dia anak yang ceria.'' Pendapat Jung Ki. Kim Joon mengangguk mengerti.
     ''Hi Joon-ah cepatlah kemari!'' Teriak Min Ho dari arah lapangan. ''Ne tunggu sebentar.'' Kim Joon berlari menuju lapangan meninggalkan Jung Ki.

++++

    ''Jung Ki-ah, apa kau mau kekantin?'' Tanya Chae Woon yang akan keluar, dia memang tidak ikut pelajaran olahraga tadi. Jadi Chae Woon tidak tahu apa yang terjadi di lapangan tadi pagi. Song Jung Ki menatap Chae Woon sebelum kembali menatap bukunya. ''Ani,, tapi sepertinya Il Woo mau kekantin. Kau bersama dirinya saja.'' Ucap Jung Ki datar tanpa ekspresi apapun malah terkesan dingin. Belum sempat Chae Woon bicara, Jung Ki sudah berdiri dan pergi dari pandangan Chae Woon.

   ''Lagi - lagi seperti itu.'' Desah Chae Woon. ''Ya sudahlah aku pergi sendiri saja.'' Lanjutnya sebelum pergi meninggalkan kelas.
Ternyata Jung Ki pergi ke perpustakaan, disana suasana hening dan cukup sepi. Ia mencari tempat di pojok ruangan sebelum ia melihat seorang makhluk yang sedang bersembunyi di pojok rak di salah satu sudut ruangan. Jung Ki berjalan setenang mungkin agar tidak mengganggu sang makhluk, setelah dekat ia melihat Azizah sedang tertidur dengan kaki yang sedikit ditekuk agar tak memperlihatkan dalamannya, karna roknya yang pendek. Jung Ki duduk disampingnya dan memperhatikan setiap raut wajah Azizah * Cantik * Batin Jung Ki, lalu ia teringat pembicaraannya dengan Kim Joon tadi pagi. Setelahnya ia hanya tersenyum geli. Jung Ki membuka almamaternya lalu memakaikannya di paha Azizah yang sedikit terbuka.
    ''Errrrrrgh.'' Erang Azizah yang mulai menggeliat. ''Ouh Kau sudah sadar Zizah-ah?'' Tanya Jung Ki yang melihat Azizah sudah membuka mata nya yang indah. Azizah terkejut lalu bertanya sejak kapan Jung Ki berada disini. ''Sejak 1/2 jam yang lalu.''
      ''Oppa, gomaweo. '' Ucap Azizah sambil memberikan almamater Jung Ki dan membenarkan posisi duduknya. Jung Ki tersenyum *Ya Tuhan dia tersenyum, tersenyum untukku* Teriak Batin Azizah senang. Hal itu mau tidak mau membuat Azizah blushing.
   ''Kau pasti lelah ne? Pulanglah akhir pekan ini, Kwang Jin ahjussi merindukan keponakannya.'' Ucap Jung Ki datar tapi tersirat kehangatan di nada bicaranya itu. ''Bagaimana oppa bisa tahu jika Kwang Jin itu adalah pamanku?'' Tanya Azizah polos.
   ''Aigo kau ini....'' Ucap Jung Ki sambil mengacak - ngacak rambut Azizah. ''Yak oppa..'' Rengek Azizah yang sedikit kesal  dengan tingkah Jung Ki.
    ''Kwang Jin ahjussi adalah tetanggaku, dan dia sering menanyakan keadaan keponakannya, pelajar dari Indonesia. Dia juga memberikan photo keponakannya itu.'' Jelas Jung Ki panjang lebar Lalu menunjukkan photo yang dimaksud. Sebuah photo yang sangat memalukan bagi Azizah yaitu photo saat Azizah sedang merengut.
    ''Yak Oppa kembalikan photo itu.''
    ''Shirreo!'' Jung Ki lari keluar perpustakaan, dan Azizah pun mengejarnya alhasil terjadilah kejar - kejaran diantara mereka. Tanpa mereka sadari Chae Woon melihat hal itu, ia terlihat kesal.





----------------


    Hari ini tepat satu bulan Azizah belajar di Hannyoung High School, hubungannya dengan Jung Ki pun semakin dekat, hal itu membuat Chae Woon tidak suka. Besok adalah hari Sabtu dimana anak - anak boleh meninggalkan Asrama dan pulang kerumah mereka masing - masing. Lalu kembali hari senin.
    Hal yang sama pun terjadi dengan Azizah, besok ia berniat pulang kerumah pamannya, Baek Kwang Jin. ''Kau akan pulang Zizah-ah?'' Tanya Sung Young lirih. Azizah mengangguk. ''Kau tenang saja aku tidak akan lama.'' :) . Hibur Azizah.   ''Sudahlah ini sudah malam, lebih baik kita tidur.'' lanjutnya sebelum ia benar - benar terlelap.


                 Dikamar Il Woo dan Jung Ki.

   Il Woo yang sedang bermain game dengan Min Ho dan Kim Joon, tak jarang melirik kearah Jung Ki yang sedang membaca buku. Tak jarang Il Woo juga melihat Jung Ki tersenyum.
   ''Hei Jung Ki-ah..'' Tegur Il Woo, Jung Ki menengok kearah Il Woo. ''Wae?'' Tanyanya bingung. ''Kau kenapa?'' Tanya Il Woo, Jung Ki hanya mengerutkan keningnya. ''Memangnya aku kenapa?'' Tanyanya
    ''Akhir - ahkhir ini kau lebih sering tersenyum. Ah apa ada seseorang yang spesial dihatimu?'' Ucap Il Woo, perkataan yang mampu membuat Jung Ki salah tingkah, hal itu juga membuat Kim Joon dan Min Ho menghentikan permainannya.
    ''Ne kau benar Il Woo-ah,, Jung Ki sekarang sering terlihat sedang tersenyum.'' Timpal Min Ho. ''Ah iiitu hanya perasaan kalian saja.'' Elak Jung Ki kikuk. ''Tidak! kau memang benar Il Woo-ah. Sepertinya sekarang Jung Ki sedang jatuh cinta.'' Ucap Kim Joon, seringai jahil terbentuk dibibir Kim Joon setelahnya.
    ''Ah Jeongmal?'' Tanya Il Woo dan Min Ho bersamaan.
    ''Aaaa aniyo.'' Ucap Jung Ki tambah kikuk.
    ''Ayolah Jung Ki-ah mengaku saja.'' Rayu Il Woo. ''Araseo, araseo.'' Ucap Jung Ki yang menyerah pada kejahilan temannya. ''Aku memang sedang jatuh cinta.''
      ''Siapa dia?'' Tanya Kim Joon dan Min Ho bersamaan. ''Ah apakah Chae Woon?'' Tebak Min Ho yang langsung mendapat jitakan dari Jung Ki.       ''Yak kau gila ya,, mana mungkin aku menyukainya!'' Kesal Jung Ki karna tebakkan Min Ho salah.
     ''Sepertinya aku tau siapa yang kau maksud Jung Ki-ah.'' Ucap Il Woo yang lama terdiam memikirkan kemungkinan wanita yang disuka oleh Jung Ki. ''Memangnya siapa?'' Tanya Kim Joon dan Min Ho yang semakin penasaran.
     ''Dia adalah........'' Il Woo menggantungkan perkataannya, Jung Ki terlihat kalut karna sebentar lagi wanita yang disukainya akan diketahui. Kim Joon dan Min Ho sudah penasaran setengah mati. ''Dia adalah..... RA HA SIA.'' Ucap Il Woo sambil menekan setiap hurufnya, ia juga mengedipkan sebelah matanya kepada Jung Ki. Jung Ki menghela nafas lega.
    ''Yak kau....''Kesal Kim Joon. Namun Il Woo sudah bersembunyi entah kemana....




___________

    Pagi pun tiba...

  ''Kau sudah siap Zizah-ah?'' Tanya Jung Ki. Azizah mengangguk, memang Jung Ki di tugaskan oleh paman Kwang Jin agar mengantarkan Azizah kerumah sang paman. Karna Azizah belum mengetahui seluk beluk kota Seoul beserta distriknya. ''Kau tunggu dulu disini ne? Aku akan segera kembali.'' Ucap Jung Ki sebelum meninggalkan Azizah. Azizah duduk manis dikursi tunggu sekolah. Hari ini hari sabtu jadi sekolah pun masih terlihat sepi apalagi dipagi hari sepertu ini. Ketika sedang menunggu, tiba - tiba saja, dari arah belakang, ada yang membekap mulut Azizah dengan sebuah kain. Dan kemudian sekelilingnya menjadi gelap.......
   Saat Jung Ki datang ketempat dimana ia meninggalkan Azizah, ia melihat Azizah sudah tidak ada disana. Ia menjadi kalut. Jung Ki mencoba menghubungi Azizah.
    ''Yoboseo? Zizah-ah dangsin eodiseo?'' Ucap Jung Ki begitu telpon diangkat. ''Ouh Jung Ki Sunbae-nim ini aku Sung Young bukan Zizah.. Ponselnya tertinggal. Bukankah dia akan pulang bersama mu?'' Tanya Sung Young disebrang sambungan telpon.
    ''Ne hajiman dia sudah tidak ada disaat ku baru kembali.'' Ucap Jung Ki lemah.
    ''Mwo??'' Tanya Sung Young terkejut ''Sekarang kau dimana Sunbae?'' Tanyanya lagi khawatir...
   ''Aku dibangku tunggu.''
    ''Araseo.'' Tut tuuut tuuut terdengar Sung Young mematikan sambungan dan langsung berlari menuju ketempat Jung Ki berada.
Ketika sampai ditempat tujuan, Sung Young melihat Jung Ki yang sedang kalut.
   ''Oppa...''Panggilnya, Jung Ki menengok ''Ottokhae?'' Jung Ki hanya menggeleng. ''Coba kau hubungin Baek Ahjussi, siapa tau ahjussi sudah menjemputnya.'' Saran Sung Young, Jung Ki mengangguk dan langsung menelpon Baek Kwang Jin.
   ''Yoboseo.'' Ucap suara disebrang telpon.
    ''Yoboseo Kwang Jin ahjussi, apakah Azizah-ssi sudah pulang??'' Tanya Jung Ki setenang mungkin agar Kwang Jin ahjussi tidak curiga. ''Ani, bukankah dia bersamamu?'' Tanya Kwang Jin
    ''Ah ne tapi,,,,,''      ''Berikan padaku sunbae.'' Pinta Sung Young, Jung Ki memberikan ponselnya.    ''Baek Ahjussi?''
    ''Ne?''
     ''Naneun Shin Sung Young, temannya Azizah-ssi. Dia bilang hari ini dia tidak bisa pulang Azizah-ssi berada dikamar, ia sedang mengerjakan tugasnya yang banyak.'' Jelas Sung Young.
    ''Araseo, Gwaenchana. Tolong bilang padanya untuk jangan lupa istirahat.''
     ''Ne ahjussi.'' Ucap Sung Young sebelum telpon benar - benar terputus.

 Sung Young dan Jung Ki panik, ia terus dan terus mencari Azizah yang hilang entah kemana. Waktu pun terus berjalan tapi hasilnya tetap nihil. Mereka tidak hanya berdua, karna Il Woo, Kim Joon dan Juga Min Ho ikut mencari Azizah..

 Azizah ia yang sudah sadar,  langsung kaget dan berteriak. Sekarang ia sedang berada di sebuah ruangan gelap dan sumpek. Banyak barang - barang tak terpakai disana. Ia terus saja berteriak hingga suaranya serak. Ia sudah berhenti berharap setelah berjam - jam menangis dan berteriak.
    ''Siapa pun, please help me.'' Ucapnya sebelum kembali tak sadarkan diri.... Dari arah luar ternyata Jung Ki mendengarnya.
  ''Zizah-ah kau kah itu?'' Teriak Jung Ki dari arah luar. Azizah yang samar - samar mendengar suara Jung Ki kembali membuka matanya. ''Oppa, itukah kau?'' Ucap Azizah lemah.
   ''Ne Zizah-ah ini aku Song Jung Ki..'' Jung Ki mencoba membuka pintu yang terkunci itu. ''Menyingkirlah dari pintu ini, aku akan mendobraknya.'' Teriak Jung Ki sebelum ia benar - benar mendobrak pintu gudang itu. ---Brakkk--- suara pintu di dobrak, Il Woo, Min Ho, Kim Joon dan Sung Young yang mendengar suara itu pun mendekati asal suara. Mereka masuk kedalam gudang yang ternyata sudah ada Azizah dan Jung Ki disana. Mereka melihat raut wajah Jung Ki yang khawatir, dan tanpa fikir panjang lagi, Jung Ki langsung menggendong Azizah ke kamar asrama Azizah.
    ''Siapa yang melakukan ini?'' Ucap Jung Ki lirih, ia masih berada di kamar Azizah. Min Ho dan Kim Joon hanya nyengir - nyengir gak jelas. Mereka sibuk dengan fikiran mereka masing - masing. Sedang kan Il Woo dia masih terus memikirkan siapa yang tega melakukan ini terhadap Azizah, pelajar Indonesia yang baik dan ceria. Sung Young terus mengganti kompressan di kening Azizah. Sedangkan tangan sang gadis masih terus di dekap oleh Jung Ki. Il Woo yang masih sibuk berfikir, tiba - tiba saja melihat sebuah benda mengkilau di tas ransel Azizah.
     ''Ouh Ige mwoeyo?'' Gumamnya sambil mengambil benda berkilau itu yang ternyata sebuah gelang emas putih. Digelang itu terdapat gantungan inisial CW. Il Woo mengerutkan keningnya sambil terus memperhatikan gelang itu, sebelum ia menyadari bahwa sebenarnya gelang itu adalah milik.......
      ''Ada apa Il Woo-ah?'' Tanya Jung Ki mengagetkan Il Woo, Il Woo langsung menyembunyikan gelang itu. ''Aaaa aaniyo.'' Ucap Il Woo sedikit gugup. Jung Ki hanya mengangguk. Il Woo, Jung Ki, Min Ho dan Kim Joon pun keluar karna waktu sudah menunjukkan pukul 19.35 KST. Saat mereka baru saja keluar, tak jauh dari kamar Azizah dan Sung Young, mereka berpapasan dengan Chae Woon. Jung Ki melewatinya begitu saja dengan raut wajah dinginnya.
    ''Jung Ki-ah, wae?'' Ucap Chae Woon, namun Jung Ki dan kawan - kawan tetap cuek. ''Wae??'' Teriak Chae Woon. Jung Ki berhenti sedangkan Il Woo, Min Ho dan Kim Joon pergi meninggalkan tempat itu. Jung Ki berbalik menghadap Chae Won yang sudah menatapnya dengan air mata mengalir dipipinya. ''Kenapa kau tak pernah melihatku? Wae Jung Ki-ah, wae?'' Tanya Chae Woon lirih.
     ''Itu semua karna aku tidak menyukaimu!'' Ucap Jung Tegas ''Dan aku tidak akan pernah menyukaimu!'' Lanjutnya dingin.
   ''Wae? Apa semua ini karna orang Indonesia itu heoh?'' Tanya Chae Woon frustasi.
    ''Dengar ya, Chae Woon-ssi, dengan ada atau tidak adanya gadis itu, aku tidak akan PERNAH MENYUKAIMU!'' Ucap Jung Ki tegas dengan penekanan disetiap huruf kalimat terakhirnya. ''Dan jangan pernah kau ganggu gadis itu!'' Ucap Jung Ki memperingati Chae Woon. Chae Woon hanya menatap tak percaya pada Jung Ki. Jung Ki berbalik namun belum ada satu langkah, ia berbalik lagi menghadap Chae Woon. ''Ah atau jangan - jangan kau yang mengunci gadis itu digudang?'' Selidik Jung Ki.
     ''Aaaapa mak maksudmu?'' Tanya Chae Woon gugup. ''Ayolah Chae Woon-ssi, kau tidak bisa berbohong padaku.'' Desak Jung Ki.
    ''Heoh? Jadi sekarang kau menuduhku?'' Tanya Chae Woon meremehkan. Ia tersenyum kecut ''Asal kau tau Jung Ki-ah, aku dari tadi pagi, berada dirumah orang tuaku!'' Ucap Chae Woon meyakinkan. ''Terserah padamu! Tapi yang pasti aku mencurigaimu!'' Ucap Jung Ki sebelum benar-benar meninggalkan Chae Woon.


Flashback

    ''Apa itu Il Woo-ah?''
    ''Ne?'' Kim Joon, Jung Ki, Min Ho dan Sung Young melihat kearah Il Woo, Il Woo yang tidak tahan ditatap terus - terusan oleh temannya, memberikan gelang yang ia temukan di tas ransel Azizah. ''Sepertinya itu milik Chae Woon.'' Mereka (Jung Ki, Kim Joon, Min Ho dan Sung Young) memperhatikan benda itu ''Jadi memang benar dia yang melakukannya.'' Komentar Jung Ki.

Flashback End

     Hari ini hari minggu, Azizah yang baru sadar tidak jadi kerumah sang paman. Dia bangun terlalu pagi bagi anak - anak sekolahan yang sedang libur. Saat dia akan kekamar mandi, ia merasa ada yang mengikuti. Azizah mencoba mempercepat langkahnya. Dan saat orang yang mengikuti Azizah semakin dekat, disaat itu perasaan buruk menghampiri Azizah lalu terdengar juga teriakkan ''Matilah kau.....''
      ''Aaaahhhh.'' Azizah menutup matanya, tidak sakit. Itu lah yang ia rasakan, bersamaan dengan itu suara balok jatuh. ''Sudah kuduga, kau yang melakukannya.'' Ucap Suara Namja dibelakang gadis yang mengikuti Azizah itu. Azizah berbalik kemudian nampaklah Chae Woon dan Jung Ki. Jung Ki mengunci tangan Chae Woon dibelakang tubuh Chae Woon.
    ''Kau tidak apa- apa Zizah-ah?'' Azizah mengangguk. ''Syukurlah!'' Jung Ki melaporkan perbuatan Chae Woon kepada sang Presiden Hannyoung High School.








_____

   ''Zizah-ah....''
   ''Ne oppa?'' Tanya Azizah. Sekarang mereka sedang keluar berjalan - jalan menghabiskan sisa waktu hari minggu itu. ''Gomaweo.'' Ucap Jung Ki yang berhasil membuat Azizah terpaku. ''For what oppa?'' Tanya Azizah bingung.
    ''Untuk semuanya, terimakasih karna kau sudah merubahku menjadi diriku yang sekarang.'' Lalu terukirlah senyum manis dibibir Azizah, ia juga menampilkan Eyes smilenya ''Ne oppa, aku senang bisa membuatmu selalu tersenyum :) .'' Ucapnya. Jung Ki memeluk Azizah.

  Sebuah kisah antara dua pelajar beda negara itu akhirnya berakhir indah.. :) Kisah dua manusia yang berbeda kepribadian, sebuah kisah yang saling melengkapi.


:-:-:-:End:-:-:-:



For Nur Azizah mianhae kalau kurang memuaskan...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar